Tarif Tiket Persib vs Persidafon, Hari Rabu 04/12 akan Diturunkan Menjadi Semula.

persib vs persidafon

INILAH, Bandung – Tarif tiket pertandingan Persib Bandung vs Persidafon Dafonsoro, Rabu (4/11) besok di Stadion Siliwangi akan diturunkan dari semula. Namun, untuk kelas VIP, tarifnya tetap.

Hal tersebut dikatakan oleh Manajer Persib Umuh Muchtar. Menurutnya, pada pertandingan yang rencananya akan digelar pada pukul 15.30 WIB besok, tiket yang sudah bisa dibeli hari ini Selasa (4/12) akan dijual lebih murah.

Untuk tarif tiket tribun timur turun dari Rp45 ribu menjadi Rp30 ribu, tribun utara dan selatan dari Rp25 ribu menjadi Rp20 ribu. Sementara tribun samping dari Rp75 ribu menjadi Rp60 ribu dan VIP tetap dengan tarif Rp125 ribu.

“Dengan segala cara kita berusaha meringankan bobotoh. Kita turunkan karena terlalu mahal, kasihan bobotoh, mereka sudah datang hujan-hujanan. Pakai ongkos sendiri tapi tiket mahal,” ujar Umuh saat ditemui di Jalan Riau Kota Bandung, Selasa (4/12).

Begitupun jika nantinya Persib kembali ditunjuk menjadi tuan rumah di babak 4 besar IIC, Umuh berjanji bobotoh tetap dapat membeli tiket dengan harga yang sama seperti yang diutarakannya.

“Kalau besok Persib lolos 4 besar, saya siap ditunjuk jadi tuan rumah lagi. Dan mungkin pengaturan Panpel akan kita evaluasi agar lebih bagus lagi,” ujarnya.

Umuh menjelaskan, ada beberapa masalah yang dihadapi oleh Panpel PT PBB sehingga kerap merugi di setiap pertandingan. Menurutnya, urusan penjualan tiket yang saat ini diserahkan ke sebuah perusahaan outsourcing dari Jakarta, tidak memenuhi keuntungan seperti yang sudah tertuang di dalam perjanjian antara PT PBB dan juga perusahaan outsorcing tersebut. Padahal, keputusan untuk merekrut perusahaan tersebut justru karena pertimbangan kemudahan yang akan diperoleh PT PBB yang tak perlu lagi repot untuk menggaji seluruh staf yang berhubungan langsung dengan pertandingan.

Dalam perjanjian, lanjut Umuh, perusahaan outsorcing yang juga menangani urusan sobek menyobek tiket yang selama ini selalu menjadi celah bobolnya pendapatan. Pada pertandingan pertama antara Persib melawan Gresik united mereka hanya menyerahkan 30 persen dari perjanjian yang telah ditetapkan yaitu Rp450 juta per pertandingan.

Sementara di laga kedua Persib menghadapi Persepam Madura United, perusahaan tersebut bahkan menyerahkan lebih kecil dari pertandingan pertama yaitu kurang dari 10 persen. Kondisi tersebut membuat Umuh berang. Untuk itu, dalam urusan penjualan tiket, Umuh mengaku sengaja melibatkan seluruh organisasi bobotoh.

“Untuk pertandingan besok saya yang akan turun tangan langsung. Untuk penjualan tiket dan menyobek tiket sudah saya tunjuk koordinator dari masing-masing bobotoh yang saya percaya untuk menanganinya,” tegas Umuh.

Lebih lanjut Umuh mengatakan sampai saat ini dirinya bahkan masih bingung mengapa dalam dua pertandingan ini bisa merugi sampai sekian jauhnya. Kendati demikian Umuh mengaku belum dapat memutuskan kerja sama dengan perusahaan tersebut hingga kompetisi grup B IIC usai.

“Tidak mengerti kenapa bisa bobol seperti ini. Saya juga sampai stress mikirinnya. Tapi akan kita lihat dulu sampai kompetisi usai dan kita hitung. Dan seluruh kerugian akan kita tanggung bersama perusahaan outsorcing itu. Yang berkepentingan juga harus dibereskan, ada 156 orang penjaga kali Rp150ribu satu orang. Mereka harus dibayar,” jelasnya

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s