Penjelasan Manajer PERSIB terkait tidak jadi bergabungnya JAMIE COYNE..

INILAH.COM, Bandung – Terkait masalah Jamie Coyne yang batal bergabung bersama Persib Bandung, akibat persoalan tempat tinggal, dijawab dengan tegas Manajer Persib, Umuh Muchtar. Umuh menyebut persoalan tersebut bukan urusan klub.

Sejak awal Persib tidak pernah menjanjikan rumah ataupun apartemen kepada pemain baru, termasuk kepada legiun asing asal Australia tersebut. Umuh mengucapkan, urusan apartemen merupakan tugas dari agen karena di dalam kontrak yang sudah disepakati antara klub dan agennya, Francis Yonga, harga kontrak sudah termasuk tempat tinggal.

“Sebetulnya, Persib tidak pernah menjanjikan rumah atau apartemen bagi pemain yang masuk. Kita hanya memberikan nilai kontrak yang sudah disepakati. Terserah, apa dia mau cari rumah atau apartemen untuk tempat tinggalnya. Kita hanya menyediakan fasilitas tempat tinggal, cuma mess saja,” katanya.

“Termasuk pemain yang langsung, tidak lewat agen seperti Abanda. Dia tinggal di apartemen, itu pakai uangnya sendiri yang diambil dari kontrak. Kalau Coyne bilang manajemen Persib tidak menyediakan apartemen, memang benar, karena itu urusannya sama agen. Kami tahunya nilai kontrak itu sudah sama rumah. Agen yang menyediakan fasilitas pemain, sesuai nilai kontrak yang sudah disepakati, bahkan kita sudah tawar-menawar sampai ada kesepakatan,” ujar Umuh saat dihubungi INILAH.COM, Senin (15/10/2012).

Pihaknya terkejut ketika Yonga mengabarkan Coyne ogah bergabung bersama Persib karena ketidakcocokan harga apartemen. Dia pun mengaku siap menambah kekurangan biaya, untuk menyewa apartemen sesuai keinginan pemain berusia 31 tahun tersebut meski akhirnya tetap ditolak eks pemain West Ham United tersebut.

“Kami terkejut waktu itu, ketika Coyne bilang mau pulang ke rumah karena tidak cocok soal harga apartemen. Dia mau apartemen yang harganya Rp120 juta, tapi agennya cuma nyediain Rp65 juta. Padahal kalau dia mau, saya siap bantu menambahkan Rp25 juta pakai uang pribadi. Tapi nggak tahu, agennya ngomong Coyne sudah tidak mau bergabung bersama Persib,” ucapnya.

Apa yang dijelaskan pria berusia 63 tahun ini otomatis membenarkan pernyataan Coyne sekaligus meluruskan permasalahan yang terjadi, bahwa pucuk persoalan disebabkan oleh Yonga selaku agen sang pemain.

Terlebih eks pemain Sriwijaya FC ini mengaku ada keganjilan dalam kesepakatan kontrak yang dibuat, antara Persib dan agennya. Dimana dirinya harus tetap membayar sebagian uang sewa apartemen, sesuai apa yang dia inginkan.

“Saya memilih pergi, karena kontrak yang tidak sesuai seperti seharusnya. Tapi apartemen yang mereka tunjukkan tidak sesuai standar yang saya inginkan. Jadi sayang sekali, saya tidak bisa tinggal. Sebelum ke Bandung, saya sudah menyampaikan dengan jelas bahwa apartemen yang saya inginkan harus sebaik mungkin untuk keluarga saya tinggal,” ungkap Coyne

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s